<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Banaspati</title>
	<atom:link href="http://banaspati.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banaspati.blogdetik.com</link>
	<description>Catatan online Banaspati di dunia maya</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 07:53:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Prabumulih</title>
		<link>http://banaspati.blogdetik.com/2011/07/23/oknum-guru-sekolah-dasar-negeri-12-kota-prabumulih/</link>
		<comments>http://banaspati.blogdetik.com/2011/07/23/oknum-guru-sekolah-dasar-negeri-12-kota-prabumulih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 07:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banaspati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Prabumulih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banaspati.blogdetik.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Prabumulih, Nur Aisyiah dilaporkan orang tua murid ke Kepolisian Sektor (Polsek) Prabumulih Barat, kemarin. Wali kelas V SDN 12 Kota Prabumulih ini dituduh telah menganiaya muridnya sendiri Kelvin Setiawan,9. Sehingga mengakibatkan korban nyaris pingsan karena sempat ditampar berkali-kali oleh pelaku. Menurut keterangan ibu korban Maidiah, peristiwa yang menimpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://banaspati.blogdetik.com/2011/07/23/oknum-guru-sekolah-dasar-negeri-12-kota-prabumulih/">Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Prabumulih</a>, Nur Aisyiah dilaporkan orang tua murid ke Kepolisian Sektor (Polsek) Prabumulih Barat, kemarin. Wali kelas V SDN 12 Kota Prabumulih ini dituduh telah menganiaya muridnya sendiri Kelvin Setiawan,9. Sehingga mengakibatkan korban nyaris pingsan karena sempat ditampar berkali-kali oleh pelaku. Menurut keterangan ibu korban Maidiah, peristiwa yang menimpa anaknya ini berawal saat korban mengganggu teman satu kelasnya, Novita dengan cubitan saat jam pelajaran sedang kosong. Sehingga membuat Novita menangis, dan aksi korban tersebut lalu dilaporkan temannya yang lain, Alex ke ruangan guru.<br />
<span id="more-20"></span></p>
<p>Pihak guru lalu meminta pelaku yang menjabat wali kelas untuk menenangkan kelas yang sedang ribut. Saat pelaku mendatangi kelas, para siswa sontak diam. Melihat salah satu siswa menangis, pelaku lalu menanyakan penyebabnya kepada korban. Tak membutuhkan banyak pertanyaan, pelaku lalu menampar korban dengan kedua tangannya di kedua pipinya. Terhitung tujuh kali pipi korban menerima tamparan pedas dari tangan gurunya itu.</p>
<p>”Akibatnya, anak saya mengalami memar di kedua pipinya. Kelvin yang terdiam sambil gemetaran takut lalu diancam untuk tidak melaporkan perbuatan pelaku kepada orangtuanya. Usai mengeluarkan ancaman, pelaku lalu meninggalkan kelas. Saat jam istirahat, korban memilih pulang ke rumahnya yang tak jauh dari sekolah,”ujarnya. Lalu Kelvin mendatanginya dan meminta pertolongan. ”Bu badan aku gemetaran galo. Aku takut pingsan,” ujar korban ditirukan Maidiah.</p>
<p>Mendapat keluhan itu, Maidiah lalu mendekati korban dan menanyakan kondisi korban. Betapa kaget dan marahnya Maidiah mendengar pengakuan korban yang baru saja di tampar oleh gurunya. Tidak hanya itu, rasa pilu didapatnya saat melihat memar bekas tamparan di kedua pipi korban. ”Dia mengaku habis ditampar oleh guru,”ungkapnya. Maidiah mengaku bersama anaknya kemudian kembali ke sekolah dan mendatangi ruang guru. Disana dia diterima Kepala Sekolah.</p>
<p>Pihak sekolah sendiri mencoba mendamaikan peristiwa itu tapi ditolak Maidiah. Niat melaporkan perbuatan guru ke polisi semakin menjadi kala pelaku memberikan uang Rp100.000 kepada korban saat pamit. ”Katanya untuk biaya pengobatan,”timpal Maidiah. Sementara itu, beberapa guru menyebut perbuatan pelaku menampar siswa telah menjadi kebiasaan buruknya.</p>
<p>Tidak hanya itu,wanita paruh baya itu bahkan pernah mencekik salah satu guru karena berbeda pendapat dengannya. ”Tersangka itu sudah diminta untuk pindah dan sudah ada suratnya tapi dia tidak mau,” ujar salah satu guru yang tidak mau menyebut namanya. Kapolsek Prabumulih Barat AKP Syakban didampingi Aiptu Siswanto mengaku, telah menerima laporan korban. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap laporan itu.”Dalam waktu dekat kita akan mintai keterangan teman korban,” ujar Perwira pertama Polri ini saat dihubungi kemarin. Demikian catatan online <a href="http://banaspati.blogdetik.com/">Banaspati</a> yang berjudul Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Prabumulih.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banaspati.blogdetik.com/2011/07/23/oknum-guru-sekolah-dasar-negeri-12-kota-prabumulih/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Umum Pemegang Saham</title>
		<link>http://banaspati.blogdetik.com/2011/06/01/rapat-umum-pemegang-saham/</link>
		<comments>http://banaspati.blogdetik.com/2011/06/01/rapat-umum-pemegang-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 15:03:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banaspati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Rapat Umum Pemegang Saham]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banaspati.blogdetik.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Kontes SEO &#8211;&#62;&#62; Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulselbar, kemarin, menyepakati pembagian dividen untuk para pemilik saham. Dividen yang akan dibagikan sebanyak 60% dari laba bersih 2010 yang mencapai Rp243 miliar. Setelah RUPS,akan ada pembagian dividen untuk semua pemilik saham yang mayoritas dimiliki kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar),”kata Komisaris Utama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/" target="_blank">Kontes SEO</a> &#8211;&gt;&gt; Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulselbar, kemarin, menyepakati pembagian dividen untuk para pemilik saham. Dividen yang akan dibagikan sebanyak 60% dari laba bersih 2010 yang mencapai Rp243 miliar. Setelah RUPS,akan ada pembagian dividen untuk semua pemilik saham yang mayoritas dimiliki kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar),”kata Komisaris Utama Bank Sulselbar Andi Muallim kepada media di Makassar, kemarin. Pemilik saham mayoritas di Bank Sulselbar adalah pemerintah kabupaten/kota di Sulsel dan Sulbar. Sebagian lagi saham bank ini juga dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.</p>
<p>“Sisanya disimpan untuk dana cadangan,” kata Muallim,yang juga Sekretaris Pemerintah Provinsi (Sekprov) Sulsel ini. Selain untuk dana cadangan, 40% dari laba bersih tersebut juga akan digunakan untuk kebutuhan lain Bank Sulselbar. “Dividen akan dibagikan dalam waktu dekat ini,” ujar-nya tanpa menyebutkan pasti waktu pembagian dividen tersebut.<br />
<span id="more-19"></span></p>
<p>Terkait rencana penyertaan modal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar di Bank Sulselbar, Muallim mengatakan, belum diketahui jumlahnya. Namun dari hasil RUPS, Pemprov Sulbar siap menyertakan modal.“Mereka belum memastikan soal jumlahnya, tapi sudah menyanggupi penyertaan modal,”paparnya. Dan support untuk <a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/category/kontes-seo" target="_blank">Kontes SEO</a>.</p>
<p>Dia memperkirakan,penyertaan modal Provinsi Sulbar ke Bank Sulselbar baru akan dibicarakan dalam APBDP Sulbar.“Nantipihakpemerintah setempat yang membicarakan dengan DPRD,”tandasnya. Bank Sulselbar masih membutuhkan modal untuk masuk sebagai regional champion.Menurut dia,untuk menjadi bank dengan kategori regional champion, modalnya harus minimal Rp1 triliun.</p>
<p>“Sementara modal Bank Sulselbar baru Rp400 miliar. Sisanya akan dibahas dengan pemegang saham,” pungkasnya. Gubernur Provinsi Sulbar Anwar Adnan Saleh mengatakan, rencananya modal yang disetorkan ke Bank Sulselbar sebanyak Rp2 miliar.“Ini baru tahap awal. Modal maksimal nanti pada APBD Pokok 2012,” ungkapnya,kemarin. Soal berapa jumlah pastinya, baru akan dibicarakan lebih lanjut dengan DPRD Sulbar. Hal itu akan disesuaikan dengan kemampuan daerah.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banaspati.blogdetik.com/2011/06/01/rapat-umum-pemegang-saham/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kerabat seorang gadis remaja</title>
		<link>http://banaspati.blogdetik.com/2011/01/24/kerabat-seorang-gadis-remaja/</link>
		<comments>http://banaspati.blogdetik.com/2011/01/24/kerabat-seorang-gadis-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 15:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banaspati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banaspati.blogdetik.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Kerabat seorang gadis remaja Pakistan tampaknya telah membunuh gadis itu dengan listrik karena jatuh cinta kepada seorang pria yang tak direstui keluarga, kata polisi hari Minggu.
Para tetua dan keluarga Saima Bibi (17) memutuskan, setelah sebuah pertemuan dewan desa (panchayat), bahwa hukuman bagi dia karena mempermalukan keluarga haruslah kematian.

”Ada tanda-tanda terbakar di leher, punggung, dan tangannya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kerabat seorang gadis remaja" href="http://banaspati.blogdetik.com/2011/01/24/kerabat-seorang-gadis-remaja/" target="_self">Kerabat seorang gadis remaja</a> Pakistan tampaknya telah membunuh gadis itu dengan listrik karena jatuh cinta kepada seorang pria yang tak direstui keluarga, kata polisi hari Minggu.</p>
<p>Para tetua dan keluarga Saima Bibi (17) memutuskan, setelah sebuah pertemuan dewan desa (panchayat), bahwa hukuman bagi dia karena mempermalukan keluarga haruslah kematian.<br />
<span id="more-18"></span><br />
”Ada tanda-tanda terbakar di leher, punggung, dan tangannya, yang kemungkinan besar disebabkan oleh perlistrikan,” kata pejabat polisi di lokasi kejadian, Zahoor Rabbani, dari Distrik Bahawalpur, Pakistan timur.</p>
<p>PM Yusuf Raza Gilani memerhatikan ”insiden menyedihkan, seorang gadis dibunuh dengan aliran listrik atas perintah panchayat itu” dan memerintahkan polisi untuk segera menyusun laporan, kata kantornya.</p>
<p>Pembunuhan demi kehormatan adalah hal lumrah di daerah pedesaan Pakistan, di mana berdasarkan adat suku yang telah ratusan tahun, menikah tanpa izin kerabat pria atau berhubungan seks di luar pernikahan dianggap kelalaian serius pada kehormatan keluarga atau suku.</p>
<p>Ratusan orang, sebagian besar perempuan, tewas di pedesaan Pakistan demi ”kehormatan” setiap tahun dan mayoritas korban berasal dari keluarga miskin. Menurut laporan terbaru Komisi HAM independen Pakistan, sekitar 650 perempuan tewas dengan cara itu tahun 2009.</p>
<p>Seorang perempuan dicap sebagai seorang ”kari” atau ”perempuan hitam” kalau dia dituduh melakukan hubungan seks di luar perkawinan.</p>
<p>Berdasarkan adat suku, pembunuhan terhadapnya dibenarkan. ”Karo” adalah laki-lakinya.</p>
<p>Bibi jatuh cinta kepada tetangganya, Dilawar, dan melarikan diri bersama kekasihnya ke kota terbesar Pakistan, Karachi, bulan ini, kata Rabbani. Kerabatnya membujuknya untuk pulang dengan janji bahwa dia akan diizinkan menikah dengan pria itu.</p>
<p>”Ayahnya, paman, dan kerabat lainnya kemudian menolak untuk mengabulkan permintaannya karena pria pilihannya datang dari sebuah kasta yang lebih rendah,” katanya.</p>
<p>”Paman-pamannya dan orang- orang penting lainnya membunuhnya ketika dia menolak untuk menikah menurut keinginan mereka.”</p>
<p>Polisi menggerebek desa Bibi berdasarkan info seorang penduduk desa. Rabbani mengatakan, ayah Bibi, Abdul Majeed, dan seorang pamannya telah ditahan. Demikian catatan online <a title="Banaspati" href="http://banaspati.blogdetik.com/" target="_self">Banaspati</a> tentang Kerabat seorang gadis remaja.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banaspati.blogdetik.com/2011/01/24/kerabat-seorang-gadis-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru 2011</title>
		<link>http://banaspati.blogdetik.com/2010/12/30/tahun-baru-2011/</link>
		<comments>http://banaspati.blogdetik.com/2010/12/30/tahun-baru-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 16:54:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banaspati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banaspati.blogdetik.com/2010/12/30/tahun-baru-2011/</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Menyambut Tahun Baru 2011,Hotel Aryaduta Makassar menggelar tablig akbar yang diikuti ratusan masyarakat. Untuk memberikan tausiyah,manajemen menghadirkan Ustaz Yusuf Mansyur.

General Manager Hotel Aryaduta Peter Stolk mengatakan, kegiatan ini sengaja dirancang sebagai rangkaian acara yang digelar manajemen hotel untuk menyambut Tahun Baru 2011 yang lebih baik dan tercerahkan.”Saya harap setelah tablig [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://im.grandong.com/" title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Menyambut Tahun Baru 2011,Hotel Aryaduta Makassar menggelar tablig akbar yang diikuti ratusan masyarakat. Untuk memberikan tausiyah,manajemen menghadirkan Ustaz Yusuf Mansyur.<br />
<span id="more-17"></span><br />
General Manager Hotel Aryaduta Peter Stolk mengatakan, kegiatan ini sengaja dirancang sebagai rangkaian acara yang digelar manajemen hotel untuk menyambut Tahun Baru 2011 yang lebih baik dan tercerahkan.”Saya harap setelah tablig ini,semua karyawan Imperial Aryaduta bisa menyambut 2011 dengan sikap optimistis,” katanya saat membuka tablig akbar.</p>
<p>Tablig tersebut diikuti 400-an masyarakat dari berbagai elemen yang lebih banyak berasal dari majelis taklim dan hasil kerja sama antara Hotel Aryaduta dan sejumlah kalangan swasta. Sementara Ustaz Yusuf Masyur dalam ceramahnya mengangkat tema salawat. Salawat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh memungkinkan semua yang kami inginkan akan dikabulkan Allah sebagai pencipta.</p>
<p>”Insya Allah, jika tuhan menghendaki dengan salawat,kami bisa mengikat sesuatu yang diinginkan,” tutur dai kondang ini. Dia juga berharap dan menitip pesan kepada masyarakat yang hadir dalam menyongsong Tahun Baru, ibadah dan salawat semakin diperkuat memperkokoh pertahanan diri yang makin cepat tergoyahkan pada era modern ini. ”Teguhkan hati pada Tahun Baru, kesalahan apa yang kita perbuat pada tahun ini agar ditutupi dan perbaikipadatahundepan.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banaspati.blogdetik.com/2010/12/30/tahun-baru-2011/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Merintis Program PTBA Emas</title>
		<link>http://banaspati.blogdetik.com/2010/10/10/merintis-program-ptba-emas/</link>
		<comments>http://banaspati.blogdetik.com/2010/10/10/merintis-program-ptba-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 08:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banaspati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Merintis Program PTBA Emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banaspati.blogdetik.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Direktur Utama PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) Tbk Sukrisno dalam sambutan saat pemancangan tiang pembangunan stadion tenis standar internasional Bukit Asam untuk venue Sea Games 26th di kawasan Jakabaring Sports City,Rabu (6/10),mengaku sempat mendapat pertanyaan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, “Produksi PTBA sekarang berapa?”,lalu ia pun menjawab sekitar 12 juta ton.

Lantas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Direktur Utama PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) Tbk Sukrisno dalam sambutan saat pemancangan tiang pembangunan stadion tenis standar internasional Bukit Asam untuk venue Sea Games 26th di kawasan Jakabaring Sports City,Rabu (6/10),mengaku sempat mendapat pertanyaan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, “Produksi PTBA sekarang berapa?”,lalu ia pun menjawab sekitar 12 juta ton.<br />
<span id="more-16"></span><br />
Lantas Beliau bertanya lagi,“Kapan habisnya batu bara di Sumsel kalau produksi sebanyak itu?” Kepada Aina Rumiyati Aziz dari Harian Seputar Indonesia (SINDO), Sukrisno memberi jawaban lengkap pertanyaan Gubernur Alex Noerdin dalam wawancara berikut ini yang menjelaskan rencana dan target PTBA menjadi produsen batu bara nomor satu di Indonesia pada 2019.</p>
<p>Bagaimana dengan produksi PTBA sampai September 2010, apakah akan mencapai target?</p>
<p>Alhamdulillah, produksi semester I lalu naik 4% dan sampai September naik 4,5%,berarti ada kenaikan 0,5%. Mudah-mudahan sampai akhir tahun naik menjadi 5%.Untuk penjualan semester I naik 10% dan sampai September naik 12,5%.Target saya sampai akhir tahun mencapai 13% sehingga total menjadi 13,6 juta ton produksi batu bara PTBA tahun ini.</p>
<p>Bagaimana dengan laba PTBA?</p>
<p>Pada tahun buku 2009, PTBA Tbk membukukan laba bersih Rp2,778 triliun dan 45% dari laba tersebut sebesar Rp1,228 triliun dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham. Memasuki 2010, laba kita cukup bagus, meski ada penurunan dibandingkan 2009. Penurunan terjadi karena harga komoditas batu bara pada 2010 di pasar dunia memang mengalami penurunan. Sebagai gambaran, harga rata-rata batu bara hingga Juni 2009 mencapai Rp750.000/ton, sekarang harga rata-rata menjadi Rp600.000/ ton, bedanya lumayan besar, Rp150.000/ton.Pada akhir semester ini ada peningkatan, mudah-mudahan sampai akhir tahun ini perbedaannya tidak sampai Rp150.000, tapi berkisar Rp125.000/ton.</p>
<p>Lantas apa yang dilakukan untuk mengantisipasi penurunan harga itu?</p>
<p>Masalah harga bukan PTBA yang menentukan, melainkan pasar. Begitu harga pasar turun, saya ambil kebijakan, volume harus digenjot untuk mengompensasi penurunan yang terjadi. Tetapi kalau volume juga sama, drop pendapatan PTBA. Bayangkan Rp150.000 kali 10.000.000 ton itu bisa Rp1,5 triliun. PTBA juga mengatur strategi dengan meningkatkan volume dan produksi supaya cost-nya turun. Secara eksternal, kita tidak bisa apa-apa. Kami juga menggunakan strategi mengatur komposisi antara batu bara kalori tinggi dan kalori rendah.</p>
<p>Batu bara kalori tinggi itu harganya jauh lebih mahal. Jadi biar pun harga turun pendapatan tidak terlalu drop.Harga batu bara kalori 7.000 itu di atas USD100 dan kalau yang kalori 5.900 itu sekitar USD60/ton. Sementara ongkos produksi dan transpor-tasinya sama. Dengan berhasil mengatur komposisi tersebut, mudah-mudahan laba PTBA bisa mencapai Rp2 triliun lebih.</p>
<p>Mengapa PTBA tidak memproduksi batu bara kalori tinggi saja?</p>
<p>PTBA tidak bisa seluruhnya memproduksi batu bara kalori tinggi karena kita terikat kontrak dengan PLTU Suralaya dengan PLTU Tarahan. Mereka membutuhkan batu bara kalori 5.900 dan ini merupakan komitmen kontrak jangka pan-jang yang harus k i t a pegang.</p>
<p>PTBA ingin me-ningkatkan volume pen-jualan, ba-gaimana de-ngan dukungan trans-portasi?</p>
<p>Untuk angkutan batu bara ini kan masih menggunakan kereta api.PT KA sudah menyatakan komitmen akan meningkatkan volume angkutan batu bara. PTBA ini kan tergantung angkutan kereta api. Jika angkutan naik, komposisi volume untuk kalori tinggi akan bertambah.</p>
<p>Tampaknya ada persoalan antara PTBA dan PT KA mengenai transportasi batu bara ini?</p>
<p>Selama ini antara PTBA dan PTKA tidak ada masalah. Hanya, PTKA memang ada keterbatasan untuk menaikkan volume angkutannya. Pasalnya,pengelolaan transportasi kereta api di Indonesia masih terbagi dua.Prasarana rel milik Kementerian Perhubungan, sementara sarana, seperti lokomotif, ger-bong,dan operator,itu milik PTKA. Jadi kalau antara keduanya tidak sinkron, akan terjadi kesulitan. Seperti PTKA ingin ganti rel, tapi di Kementerian Perhubungan anggarannya belum ada karena dari APBN. Antara PTBA dan PTKA pada 2009 pernah kita bantu sekian miliar rupiah dalam bentuk pembayaran di muka yang dipotong setiap bulan, ternyata PTKA bisa beli lokomotif baru, menurut mereka, tujuh unit lokomotif baru itu pada Februari 2011 akan tiba.</p>
<p>Kemudian, yang saya dengar dari orang diperbankan, PTKA sudah melakukan tender gerbong, sudah ada pemenangnya dan sudah ada pendanaannya dari konsorsium bank domestik sekitar Rp4 trili-un. PTKA bisa mendapat pin-jaman karena ada kontrak jangka panjang dengan PTBA pada Oktober 2009 sebanyak 22,7 juta ton selama 20 tahun dan untuk tarif angkutan pun sudah ada formulanya.</p>
<p>Apa untungnya PTBA dengan keberadaan tujuh lokomotif baru PTKA tersebut?</p>
<p>Jelas akan ada peningkatan volume bagi PTBA. Peningkatan ini juga tergantung gerbongnya. PTKA juga sudah membuat tujuh buah longsiding (emplasemen panjang) dengan tujuan mengurangi waktu edar rangkaian kereta.Waktu edar angkutan baru saat ini 1,85 hari dari Tanjung Enim–Tarahan, karena itu butuh banyak longsiding. PTKA punya target untuk Tanjung Enim – Tarahan 1,3 hari dan Tanjung Enim–Kertapati 0,8 hari. Saat ini untuk angkutan batu bara PTKA sudah memiliki lebih dari 1.000 unit gerbong dan lebih dari 40 unit lokomotif.</p>
<p>Untuk mencapai angkutan 20 juta ton/tahun, PTKA memiliki target kebutuhan gerbong sampai di atas 2.100 unit. Saat ini untuk angkutan batu bara setiap harinya ada 15 trip yang berangkat dari Tanjung Enim dan 15 trip yang kembali.Jika melihat program PTKA, tahun 2014 saya yakin volume angkutan PTKA bisa mencapai 22,7 juta ton/ tahun.</p>
<p>Selain kerja sama dengan PTKA,apakah ada program PTBA lainnya untuk meningkatkan volume angkutan batu bara?</p>
<p>Saat ini PTBA punya program proyek railway ke pelabuhan Tanjung Api-Api pada 2014 dan proyek railway ke Srengsem di Lampung juga pada 2014. Kalau ini selesai semuanya, pada 2015, PTBA sudah bisa memproduksi antara 40–50 juta/ton per tahun. Itu yang namanya PTBA Emas. Tahun 2018 PTBA bisa memproduksi 85–100 juta ton batu bara. Mudah-mudahan tahun 2019 PTBA bisa menjadi produsen batu bara terbesar di Indonesia. Itu target kami.</p>
<p>Dari lokasi mana produksi batu bara tersebut diperoleh,apa akan ada penambahan lokasi?</p>
<p>Memang kita harus menambah lokasi areal kawasan pertambangan. Tetapi sekarang PTBA punya kawasan pertambangan seluas 66.000 ha, baru 13.000 ha yang diusahakan. Penambahan produksi itu bukan dari areal tambang lama tapi buka baru. Makanya ada proyek ini di kawasan Bangko, proyek itu di Bangko Tengah dan beberapa proyek lainnya.</p>
<p>Sebagai perusahaan tambang yang dinilai suka merusak lingkungan, bagaimana komitmen PTBA terhadap kondisi lingkungan disekitar lokasi tambang ?</p>
<p>Kita melakukan aktivitas pertambangan dengan konsep green mining, yang memadukan aktivitas pertambangan dengan pelestarian lingkungan. Dari luas lahan yang telah dieksploitasi tersebut, Bukit Asam melakukan reklamasi dan revegetasi terhadap 1.986 ha lahan. Pada tahun 2043 total lahan yang akan direklamasi Bukit Asam 5.394 ha. Lahan seluas inilah yang akan menjadi taman hutan rakyat sekaligus sebagai pusat wisata baru berskala nasional. Taman hutan rakyat tersebut akan terdiri atas 12 zona, antara lain zona peternakan dan perikanan, zona wisata air, zona hutan tanaman, perkemahan, zona penelitian produktif, serta zona kebun buah.</p>
<p>Berapa biaya yang harus dikeluarkan PT BA untuk mewujudkan taman hutan rakyat ini?</p>
<p>Untuk mewujudkan taman hutan rakyat ini,Bukit Asam mencadangkan biaya yang diambil dari penjualan batu bara sebesar Rp 4.082 dari setiap ton batu bara yang terjual. Cadangan biaya ini benar-benar untuk pelestarian lingkungan dan mewujudkan taman hutan rakyat.Tidak bisa digunakan untuk hal lainnya. Untuk itu pembangunan taman hutan rakyat seluas 5.394 hektare di wilayah konsesi Bukit Asam telah berkekuatan hukum yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Muara Enim tentang taman hutan rakyat.</p>
<p>Bagaimana dengan program kemitraaan dan bina lingkungan yang dikembangkan PT BA?</p>
<p>Untuk program kemitraan diimplementasikan melalui pemberian pinjaman lunak kepada usaha kecil melalui pemberian pinjaman lunak kepada usaha kecil melalui 7 sektor usaha,yang meliputi sektor industri,perdagangan, perkebunan,pertanian,perikanan, peternakan, jasa dan koperasi. Untuk program bina lingkungan direalisasikan melalui bantuan program di bidang bencana alam, pendidikan dan atau pelatihan, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan sarana prasarana umum, sarana ibadah serta pelestarian alam. Selanjutnya untuk program bina wilayah dilaksanakan berupa pemberian bantuan yang bersifat fisik maupun non fisik dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.</p>
<p>Seperti pemba-ngunan infrastruktur sosial ekonomi, seperti Sports Center Muara Enim,Gedung UGD RSUD Lahat, jalan dan jembatan menuju lokasi perkebunan masyarakat, kios pasar tradisional dan pengaspalan jalandan banyak lagi yang lain.</p>
<p>Bagaimana tanggapan Anda dengan perusahaan tambang skala kecil yang sekarang banyak tumbuh di Sumsel. Menguntungkan atau merugikan ?</p>
<p>Saya menganggap perusahaan itu harus tumbuh, supaya PTBA tidak monopoli. Kalau kereta api ini jalan saya akan rangkul perusahaan- perusahaan kecil itu, sekarang memang belum bisa kita rangkul karena angkutan sekarang masih sangat terbatas, yang ada belum memadai, kita saja masih sangat kekurangan.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banaspati.blogdetik.com/2010/10/10/merintis-program-ptba-emas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.768 seconds -->

